Rabu, 16 Desember 2009

Penulisan Lafazh Salam Dan Kekeliruannya


Pembaca kaum muslimin yang dimuliakan oleh Allah ta’ala, ucapan salam adalah sunah yang diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, akan tetapi sebagian kaum muslimin salah dalam mengucapkannya, sebagian salah dalam menuliskan atau melafazhkan, sebagiannya lagi salah dalam mengucapkan salam dengan meringkasnya menjadi kata yang tidak lagi menjadi salam.
Dalam bahasa arab, tulisan salam secara lengkap adalah seperti ini,
Pembacaannya adalah “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh”, kalau mau terperinci panjang pendeknya di tulis “Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh”, perhatikan panjang dan pendeknya…

Makna kalimat salam tersebut di antaranya adalah, “Semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya tercurah kepadamu.”

Ucapan salam di atas adalah bentuk salam yang paling sempurna, adapun bentuk pengucapan lain bisa dengan mengucapkan,
“Assalamu ‘alaikum warahmatullah”
Atau,
“Assalamu ‘alaikum”
Dasarnya adalah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- : عَشْرٌ . ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ فَقَالَ : عِشْرُونَ . ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ فَقَالَ : ثَلاَثُونَ
Dari Imran Ibn Hushain radhiyallahu ‘anhu berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu mengucapkan “Assalamu ‘alaikum”. Nabi menjawab salam itu, lalu orang itu duduk. Nabi berkata, “sepuluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain dan mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”. Nabi menjawabnya, lalu orang itu duduk dan Nabi berkata, “Dua puluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain lagi dan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh”. Nabi membalas salamnya lalu dia duduk dan Nabi berkata, “Tiga puluh (kebaikan).” (HR. Abu Daud)
Membalas Salam
Adapun bentuk membalas salam adalah berdasarkan firman Allah ta’ala dalam surat an-Nisa,
“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” (QS. An Nisa’: 86)
Dalam ayat ini Allah ta’ala memerintahkan kita untuk membalas salam dengan yang lebih baik, sehingga kalau yang memberi salam mengucapkan,
“Assalamu ‘alaikum”
Maka minimal kita jawab dengan mengucapkan,
“Wa ‘alaikumus salam”
Kalau kita ingin membalas dengan yang lebih lengkap dengan mengucapkan,
“Wa ‘alaikumus salam wa rahmatullah”
Atau,
“Wa ‘alaikumus salam wa rahmatullahi wabarakatuh”
Maka ini lebih baik.
Jadi apabila yang memberi salam mengucapkan lafazh yang lengkap, maka sepantasnya kita untuk membalas dengan ucapan salam yang lengkap juga.
Perhatian!!
Kesalahan yang sering ditemui dalam pengucapan salam adalah penyingkatan salam dengan tulisan “ass”, “ass.wr.wb”, “asw” atau yang lainnya, maka ucapan seperti ini bukanlah salam, hendaknya ketika menulis komentar, sms atau media lainnya kita tidak menuliskan seperti itu. Tulislah dengan lafazh yang benar seperti “assalamu ‘alaikum”, atau kalau memang tergesa-gesa tidak di tulis juga tidak apa-apa.
Semoga bermanfaat…

:: http://badar.muslim.or.id/

Minggu, 13 Desember 2009

StuNed - Master Programme Persyaratan Umum













Persyaratan Umum
(udah kelewat seh, tp taun depan insyaALLAH ada lagi.. )

  1. Warga negara Indonesia;
    dibuktikan dengan: fotokopi KTP atau Kartu Dinas Pegawai Negeri, fotokopi paspor (berlaku sampai satu tahun setelah program studi dimulai). Diserahkan pada saat penyerahan aplikasi. Khusus untuk fotokopi paspor diserahkan setelah kepastian memperoleh beasiswa
  2. Pendidikan minimal S1 dari universitas di Indonesia dan dapat menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 2,75);
    dibuktikan dengan: transkrip dan ijazah yang dilegalisir dengan tanggal dan tahun kelulusan tercantum jelas di dalamnya.
  3. Pengalaman kerja (setelah lulus S1) minimal 2 tahun di institusi terakhir;
    dibuktikan dengan: pernyataan resmi dari pimpinan organisasi di atas materai yang menyatakan bahwa stafnya diizinkan untuk studi di luar negeri dan menjamin posisinya sampai yang bersangkutan kembali ke Indonesia; surat ini boleh diserahkan setelah pengumuman hasil seleksi, namun sebelum keberangkatan ke Belanda; khusus untuk pegawai pemerintah dan staf pengajar diminta untuk melampirkan fotokopi Surat Keputusan pengangkatan pegawai (SK); untuk staf LSM diminta menyertakan Laporan Tahunan LSM mereka yang paling akhir.
  4. Mempunyai latar belakang pendidikan atau bidang kerja yang sesuai dengan pilihan studi program pascasarjana;
    dijelaskan oleh: pelamar dalam motivation statement.
  5. Bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa
  6. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik (TOEFL computer based skor min. 213, atau ITP 550, IELTS 6); yang diterima hanya International TOEFL atau Institutional TOEFL (ITP) yang diakui. Nilai TOEFL berlaku hanya sampai 1 tahun. Untuk program dengan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar harus dapat menunjukkan bukti atas kemampuan bahasa Belanda;
    dibuktikan dengan: hasil skor yang asli, tidak boleh fotokopi. Pengecualian diberikan untuk skor TOEFL di bawah 550 selama universitas yang memberikan surat penerimaan menjamin akan meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa yang bersangkutan sampai ke tingkat yang ditentukan.
  7. Kondisi kesehatan yang baik;
    dibuktikan dengan: hasil tes kesehatan setelah kepastian memperoleh beasiswa.
  8. Tidak menempuh studi di luar negeri dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini
    dibuktikan dengan: daftar riwayat hidup, informasi yang dicantumkan dalam formulir yang disahkan dengan materai, fotokopi paspor.
  9. Diterima di salah satu program pascasarjana yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan tinggi di Belanda untuk tahun ajaran 2009/2010
    dibuktikan dengan: surat penerimaan dari universitas yang mencantumkan dengan jelas di dalamnya tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih, total biaya perkuliahan dan nama program studi.
  10. Per tanggal 1 September 2009 (tunggu taun depan lagi, update info), usia tidak lebih dari 40 tahun untuk pria, dan 45 tahun untuk wanita
    dibuktikan dengan: fotokopi KTP atau paspor.

Pilihan program studi

Semua master programme sesuai petunjuk di atas atau yang ada dalam daftar di website www.studyin.nl dengan masa studi maksimum dua tahun.

:: http://www.nesoindonesia.or.id

Kedubes Belanda Siapkan Beasiswa Rp 450 Miliar!

Belanda Dukung Desentralisasi Lewat Program Beasiswa

16 Mar 2009
Pemerintah Belanda melalui Neso Indonesia memberikan beasiswa StuNed (Studeren in Nederland) bagi sejumlah kandidat khususnya yang berasal dari luar Pulau Jawa.
Vacancy: Alumni Officer Neso Indonesia


Pemberian beasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) ini merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Belanda terhadap upaya desentralisasi di Indonesia. Sebanyak 52 penerima beasiswa bersyarat yang berasal dari 20 propinsi akan bertemu langsung dengan Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Belanda, Mr. Arnold van Der Zanden, Direktur Neso Indonesia, Marrik Bellen dan Head Scholarships Section, Monique Drenthem Soesman, hari ini di kantor Neso Indonesia, Jakarta. 


“Komitmen Belanda untuk terus mendukung desentrailisasi sebagai upaya pemerataan pembangunan dapat tercermin dari data penerima beasiswa  program master tahun 2008 yang menunjukkan 49% dari total 276 orang penerima beasiswa StuNed adalah mereka yang bekerja dan berasal dari luar Pulau Jawa, dari Sabang sampai Merauke. Kami senang karena angka ini terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya,” ujar Marrik Bellen.


Para penerima beasiswa melalui jalur pendaftaran pra-registrasi yang dirancang khusus bagi pendaftar dari luar Pulau Jawa ini berasal dan bekerja di berbagai institusi seperti pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, universitas, lembaga swadaya masyarakat dan media. Mereka akan dipersiapkan untuk melanjutkan program master yang sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing di berbagai universitas di Belanda. Persiapan ini khususnya menyangkut peningkatan kemampuan bahasa Inggris hingga memenuhi persyaratan minimal TOEFL 550 atau IELTS 6.   


“Kami menyediakan pelatihan intensif bahasa Inggris selama maksimal 4,5 bulan di Jakarta untuk para kandidat pra-registrasi StuNed 2009. Pada saat yang bersamaan mereka juga harus mempersiapkan pendaftaran ke universitas di Belanda dan memenuhi semua persyaratan beasiswa StuNed. Diharapkan seluruh kandidat akan berangkat ke Belanda untuk tahun akademik 2009/2010.” demikian Monique Drenthem Soesman.


Di tahun 2008, beasiswa StuNed juga diberikan kepada tujuh pegawai Departemen Pekerjaan Umum (PU) untuk studi S2 di Belanda di mana mayoritas penerima beasiswa tersebut adalah para karyawan PU yang bertugas di daerah-daerah dan dari kantor dinas provinsi serta kabupaten/kota. Dana tambahan ini diberikan untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam pengelolaan air.


Selain program beasiswa S2,  Pemerintah Belanda juga memberikan beasiswa untuk program non gelar, short course dan refresher course. Tahun 2009 sekitar 27 peserta akan mengikuti short courses dan sekitar 60 peserta mengikuti  program refresher courses yang akan dilaksanakan selama 3 kali di tahun ini. Program refresher course  bagi alumni Belanda bertujuan agar mereka dapat memperbaharui  pengetahuan, keterampilan dan cara berpikir (mind set) yang telah diperoleh saat mereka studi di Belanda.Topik refresher course tahun ini adalah lingkungan, perencanaan wilayah dan pendidikan dengan good governance sebagai cross cutting issue. Peserta kedua program tersebut juga  diutamakan bagi mereka yang bekerja dan berasal dari daerah di luar Pulau Jawa.


“Beasiswa StuNed ditujukan untuk peningkatan kapasitas SDM di berbagai institusi, oleh karena itu para penerima beasiswa ini harus segera kembali ke Indonesia untuk menerapkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan yang didapatkan selama belajar di Belanda di daerah masing-masing, “ lanjut Monique Soesman.

:: http://www.nesoindonesia.or.id/

Kamis, 10 Desember 2009

Integrasi Flash .swf ke Powerpoint 2007

Langsung aja untuk langkah2nya :


1. Buka file baru atau file PowerPoint yang ada di drive untuk di integrasikan file .swf(flash) di dalamnya.
2. Klik tombol Microsoft Office, lalu klik PowerPoint Options.
Click Office button and open PowerPoint Options window 
3. Setelah jendela PowerPoint Options terbuka, pilih kotak Show Developer Tab Ribbon , klik OK.
Enable Show Developer Tab Ribbon option 

4. Pada tab Developer di tab menu PowerPoint, klik ikon More Controls.
Select More Controls option on the Development tab
5. Pilih Shockwave Flash Object dari daftar kontrol lalu tekan OK. Gunakan mouse untuk menggambar objek flash pada area slide. Dapat juga mengatur ukuran dan karakter animasi Flash.
Select Shockwave Flash Object
6. klik kanan pada objek flash dan pilih  Properties pada menu pop up.
Place control on a slide and open its Properties window
7. Pada jendela Properties, pilih properti Movie dan isikan nama file Flash secara lengkap. Bisa mengambil dari drive (contoh : C:\iSpring\tour.swf) atau dari halaman web (contoh : http://www.ispringsolutions/tour.swf). Dan untuk lebih mudahnya simpan file flash (.swf) dalam folder yang sama (tour.swf).
Specify link to Flash file
8. Aturlah properti objek flash sesuai keperluan.
  • Untuk memutar flash secara otomatis ketika slide PowerPoint saat ditampilkan, aturlah properti Playing dengan "True".
  • Untuk mengulang Flash movie ketika slide ditampilkan, atur properti  Loop dengan "True".
9. Save kerjaannya, pilih ikon SlideShow pada tab View atau tekan F5 untuk memulai  presentasi. Tekan Esc untuk kembali ke editor slide PowerPoint.
 

Rabu, 09 Desember 2009

Panorama Pesawahan Di Bumi Pertiwi Indonesia


 

 
 
 
 
 
 
  
 
 
 
 
 

Nuansa kesederhanaan.. 
tersirat pandangan terang penuh alami
terbentang luas nuansa hijau bersanding cahaya kemilau
antara lintasan katulistiwa yang membusur pusat sang surya
mendekap hati dengan penuh rasa kedamaian
terlihat jelas bumi pertiwi dalam sisi keteduhan
hamparan langit berjelaga memberi cahaya dalam benderang
pijakan bumi pun riang dalam warna penuh harapan



Untuk satu kebanggaan, sebagai warisan budaya asli bumi pertiwi
bumi pertiwi, tanah air Indonesia.

Minggu, 06 Desember 2009

Bening Hati

Buah Kebeningan Hati
(KH. Abdullah Gymnastiar)


Saudara-saudaraku, sungguh beruntung bagi siapapun yang mampu menata qolbunya menjadi bening, jernih, bersih, dan selamat. Sungguh berbahagia dan mengesankan bagi siapapun sekiranya memiliki qolbu yang tertata, terpelihara, dan terawat dengan sebaik-baiknya. Karena selain senantiasa merasakan kelapangan, ketenangan, ketenteraman, kesejukan, dan indahnya hidup di dunia ini, pancaran kebeningan hati pun akan tersemburat pula dari indahnya setiap aktivitas yang dilakukan.


Betapa tidak, orang yang hatinya tertata dengan baik, wajahnya akan jauh lebih jernih. Bagai embun menggelayut di ujung dedaunan di pagi hari yang cerah lalu terpancari sejuknya sinar mentari pagi; jernih, bersinar, sejuk, dan menyegarkan. Tidak berlebihan jika setiap orang akan merasa nikmat menatap pemilik wajah yang cerah, ceria, penuh sungging senyuman tulus seperti ini.


Begitu pula ketika berkata, kata-katanya akan bersih dari melukai, jauh dari kata-kata yang menyombongkan diri, terlebih lagi ia terpelihara dari kata-kata riya, Subhanallah. Setiap butir kata yang keluar dari lisannya
yang telah tertata dengan baik ini, akan terasa sarat dengan hikmah, sarat dengan makna, dan sarat akan mamfaat. Tutur katanya berharga. Inilah buah dari gelegak keinginan di lubuk hatinya yang paling dalam untuk senantiasa membahagiakan orang lain.


Kesehatan tubuh pun terpancari pula oleh kebeningan hati, buah dari kemampuannya menata qolbu. Detak jantung menjadi terpelihara, tekanan darah terjaga, ketegangan berkurang,dan kondisi diri yang senantiasa diliputi kedamaian. Tak berlebihan jika tubuh pun menjadi lebih sehat, lebih segar, dan lebih fit. Tentu saja tubuh yang sehat dan segar seperti ini akan jauh lebih memungkinkan untuk berbuat banyak kepada umat.


Orang yang bening hati, akal pikirannya pun akan jauh lebih jernih. Baginya tidak ada waktu untuk berpikir jelek sedetik pun jua. Apalagi berpikir untuk menzhalimi orang lain, sama sekali tidak terlintas dibenaknya. Waktu baginya sangat berharga. Mana mungkin sesuatu yang berharga digunakan untuk hal-hal yang tidak berharga? Sungguh suatu kebodohan yang tidak terkira. Karenanya dalam menjalani setiap detik yang dilaluinya ia pusatkan segala kemampuannya untuk menyelesaikan setiap tugas hidupnya. Tak berlebihan jika orang yang berbening hati seperti ini akan lebih mudah memahami setiap permasalahan, lebih mudah menyerap aneka ilmu pengetahuan, dan lebih cerdas dalam melakukan beragam kreativitas pemikiran. Subhanallah, bening hati ternyata telah membuahkan aneka solusi optimal dari kemampuan akal pikirannya.


Walhasil, orang yang telah tertata hatinya adalah orang yang telah berhasil merintis tapak demi tapak jalan ke arah kebaikan tidak mengherankan ketika ia menjalin hubungan dengan sesama manusia pun menjadi sesuatu yang teramat mengesankan. Hatinya yang bersih membuat terpancar darinya akhlak yang indah mempesona, rendah hati, dan penuh dengan kesantunan. Siapapun yang berjumpa akan merasa kesan yang mendalam, siapapun yang bertemu akan memperoleh aneka mamfaat kebaikan, bahkan ketika berpisah sekalipun, orang seperti ini menjadi buah kenangan yang tak mudah dilupakan.


Dan, Subhanallah, lebih dari semua itu, kebeningan hatipun ternyata dapat membuat hubungan dengan Allah menjadi luar biasa mamfaatnya. Dengan berbekal keyakinan yang mendalam, mengingat dan menyebut-Nya setiap saat, meyakini dan mengamalkan ayat-ayat-Nya, membuat hatinya menjadi tenang dan tenteram.
Konsekuensinya, dia pun menjadi lebih akrab dengan Allah, ibadahnya lebih terasa nikmat dan lezat. Begitu pula do'a-do'anya menjadi luar biasa mustajabnya. Mustajabnya do'a tentu akan menjadi solusi bagi
persoalan-persoalan hidup yang dihadapinya. Dan yang paling luar biasa adalah karunia perjumpaan dengan Allah Azza wa Jalla di akhirat kelak, Allahu Akbar.


Pendek kata orang yang bersih hati itu, luar biasa nikmatnya, luar biasa bahagianya, dan luar biasa mulianya. Tidak hanya di dunia ini, tapi juga di akhirat kelak. Tidak rindukah kita memiliki hati yang bersih?


Silahkan bandingkan dengan orang yang berperilaku sebaliknya; berhati busuk, semrawut, dan kusut masai. Wajahnya bermuram durja, kusam, dan senantiasa tampak resah dan gelisah. Kata-katanya bengis, kasar, dan ketus. Hatinya pun senantiasa dikotori buruk sangka, dendam kesumat, licik, tak mau kompromi,
mudah tersinggung, tidak senang melihat orang lain bahagia, kikir, dan lain-lain penyakit hati yang terus menerus menumpuk, hingga sulit untuk dihilangkan. Tak berlebihan bila perilakunya pun menjadi hina dan nista, jauh dari perilaku terhormat, lebih dari itu, badannya pun menjadi mudah terserang penyakit. Penyakit buah dari kebusukan hati, buah dari ketegangan jiwa, dan buah dari letihnya pikiran diterpa aneka rona masalah kehidupan. Selain itu, akal pikirannya pun menjadi sempit dan bahkan lebih banyak berpikir tentang kezhaliman. Oleh karenanya, bagi orang yang busuk hati sama sekali tidak ada waktu untuk bertambah ilmu. Segenap waktunya habis hanya digunakan untuk memuntahkan ketidaksukaannya kepada orang lain. Tidak mengherankan bila hubungan dengan Allah SWT pun menjadi hancur berantakan, ibadah tidak lagi menjadi nikmat dan bahkan menjadi rusak dan kering. Lebih rugi lagi, ia menjadi jauh dari rahmat Allah. Akibatnya pun jelas, do'a menjadi tidak ijabah (terkabul), dan aneka masalah pun segera datang menghampiri, naudzubillaah (kita berlindung kepada Allah).


Ternyata hanya kerugian dan kerugian saja yang didapati orang berhati busuk. Betapa malangnya. Pantaslah Allah SWT dalam hal ini telah mengingatkan kita dalam sebuah Firman-Nya : "Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya." (Q.S. Asy-Syam : 9 - 10).



Ingatlah saudaraku, hidup hanya satu kali dan siapa tahu tidak lama lagi kita akan mati. Marilah kita bersama-sama bergabung dalam barisan orang-orang yang terus memperbaiki diri, dan mudah-mudahan kita menjadi contoh awal bagaimana menjadikan hidup indah dan prestatif dengan bening hati, Insya Allah.

Rabu, 02 Desember 2009

Jin Tengkor


Sharing aja tentang satu cerita,, cerita yg bisa dikatain nonfiksi tapi bisa juga dikatain fiksi, percaya boleh ga percaya juga boleh, yah tergantung penalaran dan pemikiran masing-masing aja. Tau lah tentang "suster ngesot" hantu yang jalannya ngesot-ngesot, hantu yg rating popularitasnya naik gara-gara nongol di film-film horor layar lebar. Hantu yang orang awam pun kenal, bak layaknya artis yang akting di sorotan kamera buat orang yang nonton teriak-teriak histeris. Whatever lah...


Awalnya masa bodo ngapain mikirin, boro-boro ingin tau kenapa tuh hantu jalan ngesot-ngesot g puguh.
Ada sharing, yaa.. bertindak sebagai pendengar yang baik, dapet neh sharing penting ga penting lumayan untuk sharing juga. Sebut aja Sekar (nama samaran), Sekar cerita tentang satu tetangganya, dimana tetangganya itu tinggal di kota yang penuh aroma dengan kejadian2 mistik. Tetangga Sekar punya putri perempuan yang sekiranya sekarang umurnya 4 tahun. Di jelasin, anak perempuan itu sampe sekarang belum bisa jalan, padahal fisik kaki anak itu normal2 aja keadaannya. Dari usia normal 1 tahun hingga 2 tahun dia dah menjalani pengobatan medis, dari perjalanan medisnya yg didapat, kondisi tulang dari anak kecil itu normal-normal aja. Dari cerita Sekar, bahkan anak kecil itu di vonis  dokter  anak yang normal untuk bisa jalan layaknya anak kecil pada umumnya. Sebagai orang tua ya jelas bingunglah, terbelenggu rasa cemas dan bertanya-tanya.. "ada apa dengan anak saya, apa dosa saya" (meureun gitu ungkapan di hati kecilnya).

Melaju seiring waktu, apa daya anak yang dah berumur 4 tahun itu, cuma bisa merondang dan di gendong orang tuanya untuk bisa bepergian jauh. Satu saat orang tuanya  nguping2, didapet informasi tentang seseorang yang mendapat titisan dari leluhurnya (sebut aja Ma' Imah), dimana dari cerita yang beredar , Ma Imah bisa membantu pengobatan alternatif (dengan dasar tujuan do'anya kepada ALLAH Yang Kuasa). Seraya dengan informasi yang orang tuanya denger tentang pengobatan itu, langsung ngacir  tuh dibawa anak perempuannya ke tempat pengobatan Ma Imah, kebetulan tempatnya g terlalu jauh (jadi g terlalu engap-engapan gendong anaknya).


Kalem... nah disini boleh percaya boleh juga kagak percaya..
Sekar lanjutin ceritanya,, di tempat pengobatan, Ma Imah bilang klo anak perempuan itu g bisa jalan  disebabkan pengaruh mistik alias pengaruh gaib. Di rumah anak itu ada "jin tengkor" (Sekar bilang alias hantu ngesot) yang dah lama menclok di rumah anak perempuan itu. Jin tengkor itu selalu ngeganggu misal anak itu mau belajar jalan, yang Sekar denger dari Ma Imah, jin tengkor selalu megangin erat kaki si anak misal mau belajar mapah berjalan. (si jin tengkor ingin punya temen sama-sama tengkor kali, mau buat organisasi apa. Entah apa pemikiran si jin tengkor, emang yang nama nya jin sesat niatnya selalu ngeganggu, banyak-banyak dzikir aja untuk selalu mendekat ke Sang Pencipta ALLAH Azza Wa Jalla).

Gimana cara+solusi Ma Imah untuk bantu anak perempuan itu bisa berjalan? imbuh+saran Ma Imah, caranya mesti ngusir jin tengkor dari rumah anak perempuan itu. Setelah melalui berbagai pertempuran sengit, dng keluarnya beberapa jurus ajian pamungkas,  bisa berhasil jg Ma Imah ngusir jin tengkor keluar dari rumah (terusir,, mikir isengnya misal terusir ke tempat yang jauh, lumayan juga tuh jin tengkor ngesot-ngesot kiloan meter, jalan aja dah ngos2 an, hhe mikir gitu cuma sekedar intermezzo ringan aja). Di lanjut.... Sekar bilang, sedari jin tengklok itu terusir dari rumah, anak perempuan tetangganya mulai bisa belajar untuk memapah sedikit demi sedikit. Yaa.. Meski terlihat berjalan agak sempoyongan, lumrah,, mungkin waktu dia belajar di umur 4 tahun dia berjalan dengan  memopang tubuhnya yang terlanjur berat. Seenganya anak itu bisa berjalan, ungkap Sekar.

Di akhir, Sekar nyaranin ringan untuk lebih berhati-hati+bertanya-tanya waktu niat membeli rumah, perlulah sekedar selametan bersyukur kepada ALLAH misal dikasih rezeki dapet tempat tinggal.
Wallahu' alam.